Baru saja nonton Master Chef yang junior. Lucu dan seneng lihat anak-anak kecil pada pinter-pinter masajk. Selain lucu dan nggemesin, ada satu potongan scene yang saya suka dan menarik perhatian.
Saat itu salah satu anak dapat previlage untuk menentukan masakan apa yang akan dimasak lawan-lawannya. Karena acara ini adalah kompetisi, anak membuat strategi. Dia memberikan lawan-lawan terberatnya masakan yang paling sulit dan yang menurutnya kurang dikuasai oleh lawan.
Yang menarik bagi saya adalah saat lawan terberat tersebut diwawancarai. Dia ditanya bagaimana perasaanya dipilihkan untuk mengerjakan challange terberat. Dan dia menjawab. " I'm happy. Ini artinya dia menilai saya baik" kurang lebih dia bilang kayak gitu. "Very challanging, sngat menantang" komentarnya lagi.
Well,menurut saya itu hebat. Anak tersebut sudah punya mental juara. Bagaimana orang lain berusaha memberikan hambatan, namun  itu malah menjadi sebuah tantangan baginya. Tantangan untuk berjuang lebih keras dan belajar lebih banyak.
Saya harus belajar untuk bisa seperti itu. Yaaa...orang dewasa perlu juga untuk belajar dari anak-anak. Walau sebenarnya semua sudah pernah menjadi anak kecil, namun kadang realita dan ke fanaan dunia bikin sering lupa diri. Kejujuran, optimisme, dan keyakinan pada mimpi -mimpi kala kita kecil, masih patut untuk dipertahankan. Bukan begitu kawan? Gimana pedapatmu?