Catatan Harian Mega

Thursday, May 12, 2011

no image

Hidup tanpo waton

Terinspirasi dari komen dari anonim di post saya sebelumnya,saya mulai menulis lagi. Si anonim yang entah sapa bilang "hidup tanpo waton " . Tanpo waton ini membuat saya ingat kejadian di siang hari yang panas, waktu kuliah ada teman yang menyodorkan headset "dengerin deh ..bisa tobat kamu, " dengan nada mengancam mata melotot dan secara perlahan mata itu keluar disertai darah-darah menetes (oke . yang terakhir itu tadi bohong ) Nah..saya dengerin deh ditengah kelas yang kegerahan hingga fokus kedosen juga sudah mulai membayang . Pertama denger langsung "mak serrr" merinding disko. Kurang lebih Syairnya seperti ini :


Astagfirullah robbal baroya…
Astagfirulloh minal khootooya…
Robbi zidni `ilmannaafii'a…
Wawaffikni `amalansoliha…

Yarosulalloh salammun'alaik…
Yaarofi'asaaniwaddaaroji…
`atfatayaji rotall `aalami…
Yauhailaljuu diwaalkaromi…

Ngawiti ingsun nglarasa syi'iran | Saya mengawali syair
Kelawan muji maring pengeran | dengan Puji kepada Allah
Kang paring rohmat lan kenikmatan | Yang memberi rahmat dan kenikmatan
Rino wengine tanpo petungan 2X | Siang malam tanpa terhitung 2x

Duh bolo konco priyo wanito | Ayo saudara, laki-laki dan perempuan
Ojo mung ngaji syare'at bloko | Jangan sekedar belajar syariat saja
Gur pinter ndongeng nulis lan moco | Yang hanya pinter cerita, menulis dan membaca
Tembe mburine bakal sangsoro 2X | Nanti belakangan akan sengsara 2x

Akeh kang apal Qur'an haditse | Banyak yang hafal Al-Qur’an dan Hadist
Seneng ngafirke marang liyane | Senang mengkafirkan orang lain
Kafire dewe dak digatekke | Kafirnya sendiri tidak diintrospeksi
Yen isih kotor ati akale 2X | Masih kotor hati dan akalnya 2x

Gampang kabujuk nafsu angkoro | Gampang terbujuk nafsu angkara
Ing pepaese gebyare ndunyo | Di perhiasannnya gebyar dunia
Iri lan meri sugihe tonggo | Iri dan dengki kekayaan tetangga
Mulo atine peteng lan nistho 2X | Karena hatinya gelap dan nista 2x

Ayo sedulur jo nglaleake | Mari saudara jangan melupakan
Wajibe ngaji sak pranatane | Kewajiban ngaji dengan ilmu alatnya
Nggo ngandelake iman tauhite | Untuk menebalkan iman tauhidnya 2x
Baguse sangu mulyo matine 2X | Bagusnya Pesangon untuk mati mulia 2x

Kang aran soleh bagus atine | Yang dinamakan sholeh yakni bagusnya hati
Kerono mapan seri ngelmune | Karena cukup seri ilmunya
Laku thoriqot lan ma'rifate | Melakukan torikot dan ma’rifat
Ugo hakekot manjing rasane 2 X | Kemudian hakikat akan dirasakanya 2x

Alquran qodim wahyu minulyo | Al-Qur’an Qodim, wahyu yang Mulia
Tanpo ditulis biso diwoco | Tanpa ditulis bisa dibaca
Iku wejangan guru waskito | Itu nasehat guru waskita
Den tancepake ing jero dodo 2X | Supaya tertancap dalam di dada 2x

Kumantil ati lan pikiran | Melekat hati dan pikiran
Mrasuk ing badan kabeh jeroan | Merasuk dalam seluruh badan
Mu'jizat rosul dadi pedoman | Mi’jizat rosul jadi pedoman
Minongko dalan manjing iman 2 X | Laksana jalan mendapatkan iman 2x

Kelawan Alloh kang moho suci | Dengan Allah yang maha suci
Kudu rangkulan rino lan wengi | Harus berpegangan siang dan malam
Ditirakati diriyadohi | Ditirakati dan diriyadhohi
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X | Dzikir dan suluk jangan sampai terlupa 2x

Uripe ayem rumongso aman | Hidupnya ayem merasa aman
Dununge roso tondo yen iman | Jadinya rasa tanda keimanan
Sabar narimo najan pas pasan | Sabar dan pasrah walaupun pas-pasan
Kabeh tinakdir saking pengeran 2X | Semuanya takdir dari Tuhan 2x

Kelawan konco dulur lan tonggo | Dengan saudara dan tetangga
Kang podho rukun podho trapsilo | Supaya rukun dan bagus tatakrama
Iku sunnahe, Rasul kang mulyo | Itu sunnahnya, Rosul yang mulia
Nabi Muhammad, Panutan Kito 2X | Nabi Muhammad, Panutan kita 2x

Ayo nglakoni sakabehane | Ayo melakukan semuanya
Allah kang bakal ngangkat drajate | Allah Bakal mengangkat derajat
Senajan ashor toto dhohire | Walaupun rendah hati dhohirnya
Ananging mulyo maqom drajate 2X | Namun mulia maqom derajatnya 2x

Lamun prasto ing pungkasane | Kemudian pada akhirnya
Ora kesasar roh lan sukmane | Tidak kesasar Ruh dan Sukmanya
Den gadang Allah swargo manggone | Ditempatkan Allah di Surganya
Utuh mayite ugo ulese 2X | Utuh mayit dan kain kafannya 2x

Saya tuliskan artinya sekalian diatas. Syair diatas dibuat oleh KH. Abdurrahman Wachid (Gus dur ). Tahu dong siapa beliau? Mp3 yang saya dengarkan juga dibawakan langsung oleh beliau . Oke,.yang saya tangkap syair itu mengajak kita untuk terus mendekatkan diri Ke Allah. Belajar tentang islam namun juga jangan hanya 'waton sinau'.Kita perlu paham hakikat dari apa yang kita pelajari. Nah . . bagaimana memahami hakikat itu , menurut saya adalah dengan cara merasakan dan berfikir. CMIW sih , dengan pengetahuan yang cethek, saya juga masih harus banyak belajar :)

Oh iya ini link download syair Tanpo Waton .

http://www.4shared.com/audio/-JQvoC_7/Gus_Dur_-_Syiir__Tanpo_Waton_.htm

Wednesday, April 27, 2011

no image

Berusaha jangan hanya pasrah

Sore ini saya dapat pelajaran yang sangat berharga dari seorang dosen di kampus UIN SUKA. Oh ya saya kuliah di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, prodi ilmu komunikasi fakultas Sosial Dan Humaniora. Bagaimana bisa nyampe disini saya sendiri juga nggak tahu. Sama sekali nggak terpikir untuk bisa masuk di UIN suka.


Pada awalnya saya nggak mau ambil kesempatan kuliah ini. Keinginan saya memang bukan kuliah dengan jurusan ilmu komunikasi, karena buat saya cita-cita dan minat saya sama sekali bukan disini. Kuliah merupakan sarana untuk mencapai cita-cita yang sesuai minat kita bukan?

Dan saya mau langsung melepas kesempatan yang ada. Saya ingin bekerja selama setahun , baru tahun depan akan coba kuliah. Lagi pula saya sudah mendapat kan beberapa panggilan wawancara. Salah satunya perusahaan bertaraf internasional di jakarta untuk ijazah STM saya. Telepon panggilan kerja memang agak mendadak, tapi bekal pun juga segera siap.Beberapa teman disana juga sudah siap menampung sementara. Saya sudah mengantongi ijin dari bapak dan ibu , walaupun ibu sedikit ragu.

Namun ternyata keraguan itu membesar hingga Ibu mencabut ijinnya dalam hitungan jam. Beliau ingin saya kuliah walaupun beliau juga tahu saya tidak berminat sama sekali. Saya segera berusaha memberikan pengertian bahwa saya pasti akan kuliah tahun depan, sementara saya akan bekerja dulu tahun ini .

Tetapi Ibu saya tetep kekeuh untuk meminta saya kuliah . Mengambil kesempatan di UIN Suka. Alasan membuang-buang uang juga tidak bisa diterima ibu . Saya mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah. Jadi jika saya mengambil kuliah di UIN ini sama saja biaya kuliah sudah dilunasi dari beasiswa yang didapat. Segala alasan lain juga tidak bisa menggoyahkan ibu untuk memberikan ijinnya kembali untuk saya ke Jakarta.

Akhirnya saya harus mengalah dan menerima keputusan ibu. Daftar ulang saya lakukan mepet dihari terakhir. Saya pun dinyatakan menjadi mahasiswa setelah daftar ulang.

Dengan tanpa minat dan motivasi, Kuliah gratis ini saya lalui tanpa semangat. Alasan saya kuliah hanya terpaksa "demi ibu", dan saya pikir sebagai pengisi waktu dari pada saya nganggur juga, sambil cari kerjaan dijogja. Tapi ternyata kuliah di Ilmu Komunikasi ini tak sepenuhnya membosankan seperti bayangan saya.

Seiring berjalannya waktu saya banyak berkenalan dengan orang hebat dan penuh semangat disini -terutama dikelas saya, kelas C. Kebetulan mahasiswa disini banyak yang bukan dari freshgraduate 2010, mereka ada yang lulusan dua tahun , tiga tahun , atau setahun yang lalu. Dan saya jadi banyak belajar dari teman-teman berpengalaman ini. Yaa mereka teman-teman yang sudah saya anggap seperti saudara dan mereka hebat,saya merasa sangat beruntung bisa mengenal mereka.

Walau saya nyaman dengan teman-teman , saya tetap tak bisa merubah kemalasan dalam kuliah. Saya sering bolos dan hebatnya absen saya selalu bisa penuh ...sejenis tanda tangan goib haha....

Tapi sebenarnya juga tak sepenuhnya malas kok, saya cukup tertarik dengan beberapa mata kuliah , walau tidak berangkat kuliah sebenarnya saya juga membaca-baca dan belajar.

Semua mata kuliah yang diajarkan adalah hal-hal baru yang jarang saya dengar sebelumnya. Saya menyukai filsafat karena kita diajak berfikir mendalam atas suatu hal ,berfikir dalam&matang2 adalah hal yang jarang saya lakukan .

Saya suka kuliah-kuliah agama . Adalah kuliah wajib karena ini kampus islam, dan itu sangat menambah pengetahuan saya tentang agama.

Saya suka kuliah-kuliah komunikasi karena mengenalkan tentang komunikasi.
Saya itu orang yang grogian, nggak suka keramaian apalagi menjadi pusat perhatian.

Tapi dengan belajar mata kuliah komunikasi dan melihat dari sodara-sodara saya dikelas C yang hebat dalam berkomunikasi, saya menjadi banyak belajar. Ada Mbak Inggi sosok wanita pintar dengan kebijaksanaan dan kedewasaanya, Pak ketua kelas yang percaya diri dan penuh semangat. Mbak Nisa yang supel dan semangat mencari cinta sejati .

Dira guru ngaji saya yang sabar dan dewasa.Teh Uchu yang semangat. Luthfi yang mengajarkan untuk selalu mengucap basmallah sebelum melakukan apapun. Taufiq yang pintar menulis dan selalu down to the earth. Zaka yang rajin, Rifki yang semangat tapi narsis :p , lidya yang percaya diri pinter tapi gila (astaghfirullah ;p ) , didik yang pinter ngomong&ngeles, tika yang semangat dan baek banget, tanti yang ngapak :p , ulil yang penuh semangat jualan susu+ gorengan, handa yang pinter milih cowok, ulfa yang modis, tia yang berkarakter,vivi yang semangat kuliah dari kulon progo, dan masih banyak teman-teman lain yang nggak bisa disebut satu-satu.

Ya seiring berjalannya waktu saya mulai belajar. Ilmu bisa didapat dari mana saja, dan saya banyak mendapat ilmu baru disini, yaaa...walau saya masih tetap malas kuliahh sih.
Dan kejadian sore ini membuat saya cukup tertusuk dan tertampar. Sms dari seorang dosen kurang lebih berkata jadi "mahasiswa itu harus ada usaha, jangan cuma pasrah " Gimana bisa seorang dosen ngomong seperti itu? Ya.... karena memang ada kejadian kemaren , dimana saya ga bisa ikut uts gara-gara hal teknis yang ga bisa dihindari. Saya nggak tahu kalau Ibu dosen ini sebenarnya bisa kasih toleransi kalau alasannya jelas. Saat saya tahu juga saya nggak mikir untuk langsung sms atau telpon, saya niat mau ketemu langsung saja. Dan ternyata beliau sibuk. So saya sudah ikhlaskan saja deh itu nilai UTS 30% . Sampai seorang teman tadi sore bilang dan menyuruh untuk coba disms itu dosen. Tanpa pikir panjang saya sms deh Bu dosen, sms sms sms sma hingga sampai closing statment beliau

" memang tidak ada ujian susulan. Tapi semua kan bisa di*apa gitu aku lupa* / dikomunikasikan. Jadi mahasiswa itu pake usaha , jangan cuma pasrah "

Jlebb jleb jleb ..langsung speachless frustasiii dan menyendiriii dipojokan

lebayyy hahaha ...


Ya pokoknya ngena banget kata-kata bu dosen ke saya. Otak saya langsung flashback, gimana saya selama ini . Memang usaha saya selalu minim untuk kuliah , bahkan cendrung nggak peduli sama kuliah. Nggak cuma kuliah saja sih , dalam melakukan sesuatu saya sering cuma maen-maen saja & jarang berusaha sungguh-sunggu atas apa yang saya inginkan .

Yaa...beberapa kejadian dan kegagalan dimasa lalu bukan membuat saya belajar untuk bisa punya usaha lebih , Namun malah menimbulkan sikap saya yang cendrung pasrah dengan keadaan. Nrimo tanpo doyoo. Kata-kata bu Dosen menampar saya dan membuat saya berpikir lebih dalam lagi. Ya mungkin ini efek belajar filsafat juga sih haha..
kata-kata bu dosen yang nylekit abis *kata seorang teman :P * itu malah menyadarkan saya, yeahh megh ! Bangun lo , slama ini cuma sibuk maen-maen ,cari duit , dll..ayoo fokus sama cita-citamu. Harus banyak belajar lagi. Hhahaha ...yaa sudah cukup tulisan kali ini , maaf kalo acak-acakan ,.yaa semoga selalu ada cerita dibalik hikmahh .. :p



Wednesday, January 05, 2011

no image

Selama ini saya cowok

Kemarin baru aja terjadi kejadian yang cukup bikin saya senyum kemalu-maluan. Pada suatu sore yang indah saya pulang dari pergi menuntut ilmu dari kampus putih. Nah nah nah..dirumah ternyata udah ada dua orang ibu-ibu dan satu orang anak kecil sekitar usia TK kecil. Dirumah ternyata cuma ada adik saya yang ajaib itu. Saya dateng tuh kedepan 'ngaruhke' kalau bahasa inggrisnya alias menyapa. Terjadi percakapan ringan antara saya dan ibu-ibu tadi. Si ibu ternyata adalah tetangga sebelah saya dulu pas waktu masih kecil, yang beberapa tahun lalu pindah karena rumahnya dijual

“ Ibu, nunggu ibu saya ya bu? Dah dari tadi ?” sapa saya ramah dengan senyum 5 cm penuh percaya diri :-p

“ Oh iya mbak, ini ada perlu sama Mbak Yani ( Red: ibu saya ) . Lho mbak nya ini siapa ya?”

“ Lho, saya putrinya bu yani bu, “ ujar saya sambil berfikir dalam hati mungkin ibu ini lupa sama saya.

“ Lah? Emang bu Yani punya anak perempuan ya? Dulu itu anaknya bu yani cowok semua je !” Si ibu langsung menyahut keheranan.

Saya nyengir “ cewek kok bu, cuma dulu emang kayak cowok !” hwaaaa (*$*@_$@)*@_$*.....



Setelah kejadian itu saya masuk kekamar dan senyum-senyum sendiri sambil liad kaca. Ibu-ibu yang didepan itu tahu masa kecil saya sampai sekitar saya duduk di SD kelas 6 beliau pindah. Dan selama itu pula saya dianggap cowok sama si Ibu , mantan tetangga yang dulu rumahnya tepat didepan rumah saya. Haduhh haduuuhh... ya saya ngaku dari dulu saya itu tomboy. Dan bukan sekali saya dipanggil Mas. Tiap jalan ke Toko Buku, selalu saja mas-mbak yang jualan bilang ,

“Nyari buku apa Mas?” ((-__-))a

Sebenarnya emang sih kalau dilihat di foto dulu saya itu cowok banget. Oh ya dulu itu saya gendut banget, kulit item soalnya kebanyakan naek sepeda ( ampe sekarang sihh :D) , rambut cepak ( saya merasakan berambut panjang itu baru pas masuk kuliah ini ) , celana pendek, kaos oblong, sandal jepit, tas ransel. Ya seperti itu gaya saya , untuk temen-temen di SD , SMP sama STM pasti udah tahu. Ya walau kelas 2 STM saya mulai mengenakan jilbab, tapi perubahan emang nggak begitu berarti. Perubahan besar terjadi ketika saya mulai akhir tingkat kelas 3. Yaa...masih banyak belajar untuk benar-benar jadi wanita :) walau gaya jaman dulu saya emang kadang-kadang masih terbawa hingga sekarang, walau cuma dikit-dikit. Tapi sampai saat ini insya allah mau lebih banyak belajar jadi wanita :D


Monday, January 03, 2011

no image

Selamat datang 2011

Alhamdulillah atas usia yang udah Allah kasih buat mega sampai bisa merasakan nafas di 2011 ini. Tahun lalu adalah tahun yang begitu banyak hal berat yang alhamdulillah bisa mega hadapi. Tahun 2010 adalah tahun dimana mega banyak menemukan hal baru dan semua kejadian yang membuat tangis, tawa, sedih, bahagia, kecewa, dll. Tahun lalu banyak kejadian tak terduga yang terjadi, namun semua itu yang bikin mega jadi lebih dewasa, banyak hikmah yang bisa dipetik. Mega yakin tahun 2011 akan jadi lebih baik dengan belajar dari semua kejadian di tahun 2010 kemarin. Tentang luka, bahagia, kecewa , dan segala rasa itu tergantung pada diri kita. Cuma satu agar kita kuat menghadapi semua, iman. Ya tahun 2010 mega bener-bener bisa ngrasain betapa indahnya Iman, sesuatu yang selama ini hilang. Tahun ini dia datang, meyakinkan mega, menghilangkan segala ragu, menenangkan , dan membuat mega bisa melihat betapa indahnya dunia ini. Ketika semua hal terjadi tak sesuai seperti yang diharapkan , semua terlihat begitu kacau dan menyedihkan. Namun ketika iman ditanam, rasanya sudah tak ada lagi yang perlu dikhawatirkan, semua diganti dengan ketenangan dan kepercayaan penuh ke pada sang pencipta, sang sutradara dan penulis sekenario kehidupan yang paling hebat.
Tuhan selalu memberikan sesuatu cobaan yang sesuai dengan kemampuan kita , cuma mau tidak kita berusaha untuk menyelesaikannya. Mega bisa..kita bisa. Bismillahirohmanirohim..selamat datang 2011. Mengawali langkah bersamamu dengan senyum terkembang untuk mencapai akhir masih tetap sama, bersama keikhlasan, iman dan takwa. :)