#ENVOY6 Film 9 Summer 10 Autumns Dong


Ini merupakan film kedua yang saya tonton di bioskop. Sebelumnya saya “memaksakan diri” nonton ke bioskop untuk film MESTAKUNG, tentu karena ada Prof. Yohannes Surya, salah satu tokoh favorit saya. Untuk film kedua ini saya nonton di Blitz Megaplex Mall Pacifix Place Jakarta. Salah satu mall kece yang prestigious di Jakarta.

Film yang saya tonton adalah 9 Summer 10 Autumns, sebuah film yang diangkat dari buku berjudul sama yang ditulis oleh Iwan Setyawan. Nonton film ini sebenarnya adalah salah satu rangkaian acara Training MRUF Envoy 6 yang disupport langsung oleh Blitz Megaplex dan Mas Iwan Setyawan sendiri. Sayangnya memang mas Iwan nya tidak bisa ikut datang diacara nonton bareng ini. Tapi ndak papa, sudah banyak terimakasih dikasih kesempatan nonton film apik ditempat yang asik gini.
Teman-teman MRUF6 setelah nonton bareng \\(^_^)//

Tentang jalan cerita film ini sendiri dibuat secara apik dan cukup membawa emosi saya ikut terombang-ambing. Film ini bercerita tentang Iwan seorang anak yang berjuang meraih mimpi dengan segala masalah-masalah yang ada dibelakangnya. Mimpinya sederhana. Ingin memiliki kamar. Namun itu jadi sebuah hal yang istimewa baginya dengan rumah tipe 3L ( Lu Lagi Lu Lagi ) yang ia huni bersama ayah ibu dan keempat kakak perempuannya.

Iwan yang seorang anak supir itu berjuang meraih mimpinya, dnegan belajar dan bekerja sampai ke New York. Masa lalu yang begitu sulit dan getir tak membatasi dirinya untuk terus maju. Bagi beberapa orang memang masa lalu bisa membayangi dan mengganggu langkah untuk maju kedepan. Tapi disinilah Mas Iwan berusaha muncul menginspirasi kita. Bahwa masalalu tidak akan mempengaruhi apa yang akan terjadi dimasa depan kita.
 “Masa lalu itu bagaimana getirnya akan selalu ada untuk dimengerti,”
 “Aku tak bias memilih masa kecilku. Tapi masa depan itu, kita sendiri yang dapat melukiskannya.”

 Saya sendiri tergoda untuk mengoleksi bukunya. Tapi nunggu ada dana dulu deh, sudah masih waiting list. Kalau lihat dari filmnya saya yakin bukunya pasti juga lebih bagus dan menginspiriasi. Bagi yang belum nonton saya rekomendasikan film ini deh,

sebagai penyemangat dalam perjuangan dan meraih mimpi.

Share:

0 comments