Friday, April 03, 2015

Aib dan Jodoh dong

Wajar manusia pernah merasa bangga atas apa yang berhasil diraih. Hanya saja perlu diingat bahwa adanya kebanggaan, pujian, kekuasaan itu sungguh karena ada ijin Allah yang menutup aib-aib manusia.

Coba kalau aib-aib dan dosa itu dibuka, sedikit saja pasti sudah hilang kebanggaan, kesombongan dan pujian.

Astaghfirullah.

pun mungkin juga berlaku untuk jodoh. Semua orang itu istimewa, mereka spesial. Namun tidak semua orang mampu melihatnya.

Saya jadi ingat dulu waktu kecil pas dibonceng bapak naik motor duduk didepan, saya selalu melihat orang-orang dijalan.Saya selalu bertanya  dalam hati tentang siapa mereka, apa yang mereka lakukan, ada cerita apa dibalik ekspresi itu. Saya sangat ingin tahu kehidupan orang lain.

Misal saya lihat tukang rosok dijalan. Saya pasti akan penasaran ingin tahu bagaimana keluarganya, apakah seperti keluarga saya dirumah, bagaimana perasaannya. Well..mega kecil dulu memang sering penuh pertanyaan dan ingin tahu.

Rasa penasaran itu berakhir ketika nalar anak kecil saya menyimpulkan bahwa dunia ini luas dan terdiri  dari banyak orang. Saya akan pusing kalau tahu tentang masalah semua orang.

Seperti Tuhan yang menutup aib manusia, malam ini saya dapat pemikiran bahwa jodoh pun juga akan selalu hadir dengan kuasa Tuhan. Saya percaya tentang konsep bahwa setiap orang spesial.  Tiap orang tentu ingin jodoh yang spesial. Namun setiap orang itu sepesial, jadi tak mungkin dong kita berjodoh dengan semua manusia dibumi ini. Pusing milihnya.

Dengan manusia sebanyak ini Tuhan baik, Dia akan menunjukan orang yang tepat saja. Dia akan membuka mata kita khusus agar mampu melihat bagaimana spesialnya dia. Dan saat itulah kita bisa bilang bahwa itu jodoh kita.

Mungkin Tuhan tidak hanya membuka mata kita terhadap satu orang. Bisa banyak orang. Tapi disinilah ujiannya manusia, untuk memilih yang terbaik. Life is choice, right?

mungkin juga akan ditemui saat dimampukan Tuhan 'melihat' seseorang, tapi ternyata dia tidak melihat hal yang sama pada diri kita. That's not a big problem. Jangan patah hati.

Ingat bagaimana cara Tuhan menutup aib kita dengan berbagai cara Nya? Yakinlah juga bahwa Dia pun akan melakukan hal yang sama untuk jodoh kita. Dengan berbagai cara mempertemukan kita, yang bahkan tak pernah kita bayangkan caranya.

Akan ada masanya. percayalah.
Saya menulis ini untuk mengingatkan diri sendiri. Saya tidak sedang galau kok.. hehe..
Selama menunggu waktu Tuhan mempertemukan saya dengan seseorang, 

menunggu waktu kami saling berkata
  "dari semua manusia orang dibumi ini, kita dipertemukan dan aku memilihmu" ,

saya akan mempersiapkan diri 

hingga saat kami bertemu, 

saya  dalam kondisi usaha terbaik saya.
;)





0 comments:

Post a Comment