Bahasa perjuangan akan berbeda dengan bahasa kasih sayang. Dalam perjuangan sakit bukan rasa yang asing. Kasih sayang berperan menyembuhkan sakitnya perjuangan. Asal jangan terlena saja dan hanya bersembunyi di ketiak para pemberi kasih sayang. Mereka hadir agar kita punya alasan untuk tetap berjuang.