Aku tahu………..kemana wajah harus ku hadapkan…….
Tapi kenapa wajahku sering berpaling………..??
Aku tahu………apa yang harus aku pegang……….
Tapi kenapa…….Jemariku sering salah dalam menggenggam……..??

Aku tahu……..kemana harus kulangkahkan kaki ini……….
Tapi kenapa….sering melangkah begitu saja……..??
Aku tahu……..mataku akan dimintai pertanggung jawabannya………..
Tapi kenapa………aku sering menatap indahnya bunga neraka penuh tipu daya…..??
Aku tahu……..lisanku akan menjadi saksi di akhir nanti………..
Tapi kenapa……….sering berbicara tanpa bukti dan saksi………??

Aku yakin……….Allah itu ada………
Tapi kenapa…..Aku masih suka berbuat dosa……….???
Aku yakin…..Allah itu Maha Melihat…..
Tapi kenapa……..Aku sering berbuat tipu muslihat…..??
Aku yakin……….Allah Maha Mendengar…..
Tapi kenapa…….aku tidak pernah peduli dengan orang yang lapar…..??
Aku yakin……….Allah Maha Pemurah……………
Tapi kenapa………..aku sulit untuk bisa pasrah……….??
Aku yakin………Allah Maha Pengasih……
Tapi kenapa…..hatiku sulit tuk jadi bersih………….??

Dan kini…..ketika aku semakin tahu……semakin yakin…dan semakin dekat……
Aku ingin berbuat yang terbaik dan bermamfaat…..
Masa lalu…..biarlah berlalu……
Masa sekarang semakin banyak menantang……
Dan masa depan harus digapai dengan penuh harap…..
Aku dan engkau memiliki lintasan sejarah kehidupan……
Sebuah sejarah perjalanan panjang anak manusia….
Yang tak pernah luput dari salah dan alpa….
Namun seberapa besarpun salah dan dosa kita………….
Pintu maaf Allah terbentang tiada tara….
Lebih luas dari hamparan samudera……….
Lebih luas dari bentangan angkasa raya………….

Wahai sahabat……percayalah satu hal….
Bahwa manusia dan harta tak akan kekal adanya….
Semua berputar pada siklus rasional……
Bagai tatapan di sebuah bukit terjal…..
Dimana hatiku dan hatimu sering bebal….
Tuk menerima fakta yg sesuai akal………….

Kini roda bumi terus berputar….
Waktu datang silih berganti…………..
Jam dinding terus berdentang
Dan tak terasa usiaku bertambah sudah…..
Tapi bukan bertambahnya usia yang kubanggakan….
Justru kekhawatiranku tak bisa menjalankan fitrah selaku khalifah………..
Aku hanya berharap satu hal dari mu……….sebagai sahabatku….
Bantu aku dengan semangat dan do’amu……….
Agar aku bisa melaksanakan titah yg Maha Kuasa….
Dengan penuh kearifan dan peduli sesama…..
Tak lupa ku memohon maaf darimu………
Seandainya dalam mengisi perjalanan waktuku ada kata dan tulisan yang menyinggung, mengecewakan, dan menyakitimu…………..
Percayalah……nun jauh di lubuk hati ini tak pernah dan tak akan pernah ada niatan seperti itu……
Yang pasti……aku selalu mendoakanmu agar hujan keberkahan dan angin kebahagiaan selalu menyertaimu………….
Marilah kita bersujud pada Yang Maha Kuasa……agar di ampuni segala dosa,,,,dan menjadi mulia,,,,yang peduli dan berbagi kasih dengan sesama……………….

..

DIambil di kaskus.us