Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, Desember 26, 2012

Hakikat Belajar dari Om Tere Liye

‎*Hakikat belajar

Orang dewasa, saat ditanya, kenapa kita belajar menulis? Kalau jawabannya: agar bisa menerbitkan buku. Maka itu benar2 membelokkan tujuan mulia dari menulis. Saat ditanya, kenapa kita belajar memasak? Kalau jawabannya: agar bisa jadi master cheft, punya restoran mahal, maka itu juga benar2 membelokkan tujuan mulia dari memasak. Orang dewasa, saat ditanya, kenapa sekolah tinggi2? Kalau jawabannya: agar bisa kaya raya, berkuasa, maka itu benar2 membelokkan tujuan mulia dari mencari ilmu.


Anak-anak, saat ditanya, kenapa kita belajar naik sepeda? Tidak ada anak-anak yg akan menjawabnya, agar bisa jadi pembalap sepeda, bisa ikut tour de france. Kebanyakan akan menjawab karena senang saja, karena ingin bermain sepede bersama teman yang lain. Simpel, tapi menjelaskan tujuan yang mulia. Juga saat belajar main bola, berenang, anak2 akan menjawabnya sederhana. Atau bilang ingin seperti Om Messi, Om Ronaldo, tapi maksud mereka main bolanya seperti dua Om itu, bukan gaya hidup, kaya raya--orang dewasalah yang kadang menakjubkan begitu jauh mikirnya.

Kenapa kita lupa betapa sederhananya waktu dulu kita jadi anak-anak? Kita belajar merangkak, buat apa? Kita belajar berjalan, buat apa? Kita belajar berlari, buat apa? Kita lakukan saja, dengan senang hati. Dan berhasil semua. Tidak ada yang gagal belajar waktu kecil, bukan? Mayoritas sukses semua. Itu benar, kita kadang digoda dengan cokelat, mainan oleh orang tua, dan kita tertawa patah-patah melangkahkan kaki mendekat, tapi mana ada anak kecil yang perhitungan sekali saat belajar.

Saya tidak tahu, pada detik ke berapa kita mulai punya pemahaman yang terbalik soal proses belajar ini. Entahlah. Siapa yang memulainya, siapa yang menanamkannya. Karena menurut hemat saya, akan indah sekali, saat semua orang belajar menulis, misalnya, dia simply hanya ingin menulis, dan terus, terus, terus menulis. Kesuksesan akan datang sendiri. Buku2 akan terbit. Dan berbagai milestone lainnya. Kenapa kita belajar tinggi2 untuk jadi dokter? Akan sangat indah saat orang2 hanya ingin menjadi dokter yang baik, membantu banyak orang. Kesuksesan akan datang sendiri. Kaya, terkenal. Bahkan saat kita tolak semua materi tersebut, kita menjauh, urusan duniawi itu tetap mendekat-dekat.

Ini kesekian kali saya menulis tentang hakikat proses belajar. Maka semoga satu-dua saja paham, mulai memutuskan menyukai sekolahnya, kuliahnya, sebenar-benarnya karena ingin mencari ilmu, itu sudah sebuah langkah awal dari sebuah proses panjang yang menyenangkan. Se-aneh apapun pilihan jurusan kita, setidak terkenal, dianggap remeh, kita tetap bisa menjadi yang terbaik jika tujuannya memang belajar dan menjadi terbaik di bidang itu. Lakukan dengan riang, lakukan tanpa beban, dan kita lihat hasilnya.

Pegang tulisan ini, dan silahkan cerita 10-20 tahun lagi. Apakah rumus ini keliru atau benar.

Diambil dari status fb om Tere Liye.

Bismillah..saya share disini 10-20 tahun lagi saya ingin membacanya lagi. Semoga layanan blogger dari google masih ada :)

Sabtu, Agustus 04, 2012

Cerita tentang Kuliah


Posting kali ini dibuka sama screenshoot nilai kuliah dua semester pertama di kampus kedua saya. Iseng banget deh malam ini, ya biarin....
dan ini coba-coba buka sistem akademik di kampus yang pertama yang harus ditinggal,
dan ternyata masih bisa dibuka :-O berarti NIM saya masih ada disana dong ya,..humm #devillaugh








Dan ini dia, hasil belajar ga punya passion selama 2 semester dikampus pertama. 


 Ga punya passion disini maksudnya dijurusannya. Pas ini posisinya nggak tau deh dijurusan ilmu komunikasi ini kedepannya mau gimana, blank. Tapi yaa..ga berarti nggak serius juga lhoo...saya seneng kuliah disini, banyak hal baru, banyak buku, ya...walau sering bolos, tapi seneng deh belajar hal-hal baru disini banyak temen juga.
Dan ketika saya mulai ingin menjadi seorang praktisi advertiser dan periklanan atau kerja diTV, Alhamdulillah saya diterima di jurusan yang baru, dikampus kedua saya yang nilainya saya pampang pertama tadi. Cukup banyak perubahan, walaupun memang saya basic sekolah menengah atas nya juga dari teknik. Ya mungkin karena setahun atau dua semester banyak baca dan belajar ilmu sosial, lalu pindah ke teknik lagi...umm..agak kaget juga sih. Suasana belajarnya juga beda lho...
Ya...tapi dimanapun saya berada, pasti baik dan akan baik.

Oh ya di kampus pertama semester dua kelihatan ada nilai C/D tuh..uh nyesel banget sebenernya. Itu mata kuliah bahasa arab. Jiwa muda saya dulu itu masih labil #ceilah gaya banget
yaa..gitu deh, pas kuliah bahasa arab saya dapat kelas level paling bawah, karena saya nya males, ga pernah berangkat deh. Begitu berangkat pelajaran udah jauh, makin ga mudeng. Sampai akhirnya presensi ga mencukupi buat ikut UAS. Tetott....yah...akhirnya harus menerima ada  nilai C/D deh.

Jadi inget Pak Totok. Jadi Pak totok itu dosen pemrograman semester satu dan semester dua di kampus yang sekarang. Pak totok ini jengkel banget, dikelas itu agak susah anak2 diajak mikir ngoding, hanya beberapa orang aja yang bisa ngikuti kuliah ngoding ini. Dan saya mah...ga termasuk yang expert, termasuk nya yang bebel. Materi semster 2 yang seputar OOP itu harus diulang selama satu semester, diulang-ulang terus. Dan anak2 ga juga pada mudeng.
Sampai diakhir kuliah pak Totok kurang lebih  bilang  gini :
" Ya ampun, ini kan materi baru kemarin. Ini lupa atau apa ? Sama pacarnya aja bisa terus inget kok yo sama materi penting ga bisa"....kelas sunyi........................
" Ya...nggak ada kok anak yang bodoh itu ! Kalian ini semua nya pintar, cerdas! Cuma dimateri ini kalian nggak serius. Dan nggak seriusnya ini karena kalian nggak cinta. Coba deh kalau cinta, ya kayak sama pacarmu itu, keinget terus. ( disini yang jomblo tambah nunduk (^O^)V ) Gimana ya caranya biar kalian ini bisa mencintai ngoding ini?? Bingung saya jadinya..."
" Tapi memang ada beberapa yang diawal ini nggak mudeng, dan mudengnya baru besok kalau udah kerja. Soalnya pas kerja itu udah tahu, kebutuhannya dan belajar ini itu untuk apa. Ya..ada beberapa yang kayak gitu" . . . iya juga sih pak, kadang kalau sudah diluar mata kuliah itu atau mata pelajaran dulu pas sma udah selesai, saya itu termasuk yang mengerti setelah nggak ada pelajarannya, saat butuh itu wah..bisa cepet nangkapnya.

" Nah itu sebenernya karena kalian nggak serius, coba deh kalian serius...pasti bisa lebih cepet paham !"
Jlebb......
Ini bener-bener jleb moment, yang diomongin pak Totok itu saya banget. Selama ini ngggak pernah serius mengerjakan sesuatu. Hingga akhirnya nyesel dan ngomong ": SEbenernya aku bisa lebih baik dari ini"
Banyak banget kesempatan yang selalu berakhir dengan kata itu buat saya pribadi.
Ya...itu ketemu masalahnya, saya nggak serius selama ini.
Dan untuk semester 1 dan 2 di kuliah baru pun saya bilang hasilnya nggak maksimal, saya nggak serius juga disana. Oke..ip naik sih..tapi..yaa buka ip untuk jadi standar ilmunya tambah tidak. Pendidikan itu proses individu. Dan saya memang tidak cukup menempuh pendidikan maksimal disana dengan memanfaatkan fasilitAS yang ada. Masih ada kurang lebih 3 tahun lagi. Mulai sekarang ayo serius. Hidup itu selalu ada kemungkinan-kemungkinan. Tapi bagaimana memastikan salah satu kemungkinan itu dengan berusaha terbaik disana.

Dan post nya jadi absurd kemana-mana :D
Udah ah..udah malem...
ini deh bonus, salah satu yang ada di Kampus lama yang tidak ada dikampus baru, yaitu updater presensi kuliah. Jadi bisa tahu udah bolos berapa kali, masih bisa bolos berapa kali, dll :D
sistem ini juga sifatnya langsung diupdate tiap makul selesai. Jadi ya agak susah kalau mau nyusulin tandatangan ...



Rabu, Agustus 01, 2012

Belajar Memasak Roti

Saya jatuh cinta sama memasak. Setidaknya dengan memasak saya bisa mengurangi stress, dan memasak adalah hiburan bagi saya :D
Ramadhan kali ini saya sengaja nggak menyibukan diri dengan banyak kesibukan. Bahkan nggak ada kesibukan lain selain dirumah. Kepanitiaan ospek nggak ikut, makrab ga ikut, bebas rapat dan kebetulan kuliah juga lagi libur juga. Waktu yang pas untuk menjadi lebih gemuk santai :D
Refresing & Liburan yang alhamdulillah banget deh, bisa juga nikmati ramadhan dirumah full, ya walau baru minggu pertama ini, minggu selanjutnya semoga juga tetap lancar.
Dan kembali ke judul, belajar memasak roti. Beberapa hari yang lau saya sempet memasak beberapa kue kering, akan dipost selanjutnya kali yaa... resep-resep masak sih biasanya dapet dari internet, dan blog-blog masak. Sampai akhirnya ketemu sama satu resep Roti Boy. Apa itu  Roti Boy? Sering denger sih dari temen-temen tentnag roti ini beberapa waktu lalu. Katanya enak banget. Denger kata enak telinga langsung nyaut deh pokoknya :D
Trus...masih dari sumber nguping dari temen, Roti Boy ini roti yangd ijual di Mal, ada nya kalau di Jogja itu di Amplaz. Wah..denger kata amplas udah mundur duluan deh. Mahasiswa berdompet tipis seperti saya ini nggak banget deh kalo urusan sama mol. Mahalll...
Begitu serching-serching nemu resep  roti Boy, jadi penasaran tuh...pengen bikin. Selain belum pernah tahu rasanya, juga karena ini baru pertama kali saya mencoba  masak roti. Biasanya sih cuma cookies aja. Dan dengan resep yang didapat dari Tante Cake Fever, tentnag Roti Boy WannaBe saya beraniin coba masak deh.
Ini resepnya :

Resep Roti:

500 gram tepung terigu protein tinggi
100 gram gula
11 gram ragi instant
½ sdt bread improver
4 butir kuning telor
300 ml air es (aku cuma pakai 200 ml)
½ sdt garam
100 gram mentega

 Cara membuat:
  • Campur semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata
  • Masukkan air es 200 ml dan telur, aduk dan uleni sampai rata.
  • Masukkan mentega dan garam, uleni lagi sampai kalis elastis.
  • Diamkan adonan hingga mengembang 2 kali. Kalo aku nunggunya 20 menit, tergantung kehangatan suhu ruang ya.
  • Setelah mengembang, kempiskan lalu ambil adonan seukuran yang diinginkan, sekitar 40-50 gram. Bulatkan, gepengkan, isi dengan butter beku kalau mau benar-benar mirip dengan Roti Boy. Kalo aku isi dengan meises karena takut gagal bila butter keburu mencair dan membuat bagian dalam roti basah.
  • Setelah diisi, tutup, bulatkan lagi. Biarkan mengembang lagi sekitar 30-60 menit.
  • Setelah mengembang, semprotkan topping yang dimasukkan ke piping bag (plastik segitiga), semprotkan melingkar seperti obat nyamuk.
  • Oven 20 menit dengan suhu 180 C

Topping:

50 gram gula halus
50 gram gula palem
100 gram mentega
 80 gram telur
130 gram terigu protein rendah.
 5 gram kopi instant + 1 sdm air panas
 5 gram essence kopi –
 Cara membuat:
  • Kocok mentega, gula, telur hingga lembut, masukkan tepung terigu, aduk rata, tuang kopi dan essence kopi, aduk rata lalu masukkan ke dalam plastik segitiga.
  • Ukuran telur kalau bisa sesuai resep, jadi harus ditimbang sebab kalau telurnya terlalu besar bisa membuat adonan topping menjadi terlalu lembek dan cair.

Nah itu dia dapet kopas dari tante CakeFever.
Cek bahan di dapur, alhamdulillah ada. Udah deh catet-catet dan siap bertempur di dapur ! ! 
Karena masih percobaan rencana  cuma mau bikin setengah resep. Tapi eng ing eng...terjadi kecerobohan seorang newbi dapur. Semua bahan di resep udah di siapin setengah resep. Tapi ada yang ketinggalan gula nya masih takaran gula 1 resep. Dan saya baru sadar itu setelah nguleni. -____-
Kemampuan nguleni saya juga masih newbi banget, adonan berhasil nggak ngembang. Putus asa di tungguin ga ngembang-ngembang akhirnya pasrah, sebagian saya coba goreng jadi donat. Sebagian lagi dipanggang. Yang donat jadi hitammm....karena kebanyakan gula .
Yang dipanggang keras alias bantat., 

Sayang ga bisa upload fotonya.
Tapi gapapa, ini bukan berarti saya nyerah. Masih pengen lagi belajar bikin roti. 
Semangat masih tinggi bung buat belajar ! ! 
Suatu hari saya pasti bisa bikin roti !
Sementara ini belajar-belajar tips2 trik lain dulu.

Dan begitulah Succsess strory saya Belajar memasak Roti Bantat :D

Jumat, Januari 08, 2010

Model 7 Layer OSI


Dalam belajar jaringan, apalagi buat kamu yang mau belajar CISCO wajib tahu nih tentang Model 7 Layer OSI. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection yang merupakan standar untuk peralatan dalam jaringan komputer yang dibuat oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. Dengan dibuatnya standarisasi ini, antar perangkat yang dibuat oleh berbagai perusahan bisa saling berinterkoneksi. Nah sampai disini udah maksud kan seberapa pentingnya standarisasi yang dibuat oleh ISO ini.
Dan kita langsung aja masuk ke " apa aja sih 7 layer tadi?" cekidot..
1.Physical layer
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan. Disini biasa berhubungan dengan jaringan secara fisik, misal bagaimana hubungan antara NIC Card ( Network Interface Card) dengan kabel, dll.
2. Data-link layer
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras(seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control(LLC) dan lapisan Media Access Control(MAC).
3. Network Layer
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan witch layer-3.
4.Transport Layer
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
5.Session Layer
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
6.Presentation Layer
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
7. Application Layer
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

Nah itu tadi adalah 7 layer OSI yang menjadi standar penting dan perlu diingat terutama buat anak Jaringan atau yang mau belajar jaringan. Semoga bermanfaat ya :)

Daftar Pustaka <>