Minggu, Januari 27, 2019

7 Tips Memilih Perangkat Smartphone untuk Orang tua


“Jaman sekarang, anak millennial itu malah kalah sama ibu-ibu” kata pak Ma'ruf Cahyono Sekjen MPR RI sambil bercanda, dalam sebuah pertemuan santai bersama blogger yang saya hadiri beberapa waktu lalu.

Beliau kemudian menceritakan bagaimana ibu-ibu sekarang bangun tidur langsung megang HP, whatsappan, facebookan. Malah lebih aktif dibanding generasi millennial yang terkenal tak bisa lepas dari gadget.


Ilustrasi emak-emak dan HP. Jangan gini ya buk pak! :D

Dalam hati saya membenarkan. Dirumah, orang tua saya sudah cukup lama punya smartphone dengan hampir semua akun sosmed. Kalau dulu hiburan malam hari adalah nonton tv, sekarang bapak ibu lebih sering asyik main gadget.

 “Meski udah aki-aki nini-nini tep harus hits!” Prinsip ibu saya.

 Bhaik!

 Keinginan hits orang tua ini jadi PR bagi saya dan kita anak-anaknya. Apalagi keinginannya suka aneh-aneh.
“Beliin yang kalau buka yutub cepet”
“Hp yang sinyalnya banyak,”
“Hp yang suaranya kenceng kalau buat telponan!”

 Hayoo familier dengan requestan aneh-aneh seperti ini? Hehe…


Berdasarkan pengalaman beberapa tahun memilihkan dan jadi tutor penggunaan hp untuk orang tua, secara umum kebutuhan orang tua untuk memiliki perangkat smartphone sebenarnya sepele saja.

1. Suara jelas saat telpon
Fungsi utama smartphone untuk berbicara langsung dengan anak, cucu dan keluarga jadi hal paling penting. Apalagi kadang mereka suka tidak sabar untuk mengetik di keypad. Suka typo-typo dan salah tangkap maksud pesan. Bicara dapat membuat informasi tersampaikan dengan jelas.

2. Bisa whatsapp, facebook, video call, liat foto dan video
Ini tampaknya jadi tuntutan perkembangan jaman dan teknologi. Bisa whatsappan tiap hari sama anak-cucu, gabung ke group alumni dengan segala pesan share hoax dan humor receh, serta  bisa video-video lucu dan berita. Fitur-fitur dan aplikasi populer harus bisa digunakan dengan baik.

3. Gak lemot
Lemot ini sebenarnya bisa disebabkan oleh perangkat smartphonenya atau provider sinyal. Tapi dari sisi smartphone, dibutuhkan memori yang cukup besar, dengan prosessor mumpuni agar bisa digunakan untuk orang tua yang sukanya penasaran pengen tahu dan dibuka.

4. Baterai dengan kapasitas besar
Kapasitas baterai yang besar dan kalau bisa dengan fast charging jadi tidak perlu bolak balik dan lama ngecharge.

5. Bisa untuk Game
Game tentu tidak perlu yang kelas tinggi dan berat, apalagi game online. Orang tua cuma butuh game-game yang biasa saja untuk hiburan di waktu senggang. Kalau ibu dan bapak saya sih biasanya game Zombie.

6. Layar dan tulisan cukup besar
Ini penting banget karena memafsilitasi orang tua membaca tulisan dan mengetik dengan minim typo.

7. Harganya jangan terlalu mahal.
Ini berdasarkan pengalaman bapak saya sendiri, yang sering lupa menaruh HP dan hilang. Iya, kadang sayang aja kalau harus beli mahal dengan fitur yang tidak digunakan secara maksimal.
Pilihkan saja smartphone yang harganya sedang tapi juga bisa mengakomodir kebutuhan.

Kebetulan sejak akhir tahun lalu orang tua saya sudah sambat tentang HP yang dipakai, katanya sudah lemot dan baterai cepat habis. Berdasarkan tujuh tips diatas Alhamdulillah saya sudah menemukan HP smartphone yang pas untuk kebutuhan mereka.

Jawabannya ada di ZenFone-Max-M2.




Kalau yang kenal saya pasti tahu banget saya memang Asus Fangirl. Dari laptop sampai dengan hp, selalu merk satu ini. Yha gimana.. sudah terlalu cinta sist. Harganya terjangkau, dan saya bisa dapat smartphone berkelas.

Sama seperti Zenfone-Max M2 ini. Berikut ini tabel spesifikasi untuk Zenfone-Max M2.

Sumber: https://www.asus.com/id/Phone/ZenFone-Max-M2/Tech-Specs/

Mengapa saya memilih hp Zenfone-Max M2 untuk orang tua saya, ini beberapa alasan utamanya. 

LAYAR BESAR LEGA UNTUK PANDANGAN MATA
Satu poin yang paling menarik perhatian saya dalam memilihkan smartphone untuk orang tua adalah ukuran layar. Dengan layar 6,3 inchi 19:9 resolusi HD+, Zenfone-Max M2 sangat cocok untuk orang tua. Dengan tampilan yang lega dan tulisan yang tentu bisa dibesarkan secara maksimal, orang tua tak perlu mempermasalahkan nyari kacamata atau mengeluh tulisan terlalu kecil tak terbaca.

PROSESOR TERBARU DENGAN PERFORMA TINGGI



Zenfone Max (M2)
dilengkapi dengan prosessor terbaru Qualcomm Snapdragon 632, yaitu prosesor terbaru yang kencang namun tetap hemat energi dengan performa tinggi, hemat daya tapi juga tidak panas. Ditambah dengan sistem operasi Android Oreo 8.0 yang terkenal enteng, smartphone ini mampu memuaskan orang tua saya karena gak lemot saat main game, akses group-group alumni, dan liat video-video receh berkali-kali. :D

KAPASITAS BATERAI YANG BESAR



Ditambah baterai 4.000 mAh. Drama cari charger atau colokan karena baterai habis bakal berkurang karena baterai awet dan cepat pula dichargenya. Kita sebagai anak pun tak perlu khawatir ketika orang tua tidak bisa di hubungi karena batre habis. Kapasitas 4.000mAH sangat besar, cukup untuk 33 hari standby di sinyal 4G , 21 jam memutar video, dan 35 jam untuk berbicara dengan sinyal 3G.

GAK ADA LAGI TELPON TAK DENGAN SUARA KECIL 



Nah ini yang paling oke! Zenfone-Max M2 menggunakan teknologi 4 magnet loudspeaker yang memberikan kualitas 67% suara lebih keras. Gak ada lagi deh cerita telponan sama bapak ibu harus teriak-teriak.

Duh bahagia banget rasanya nemu hape ini.

Kalau kamu sendiri gimana? Punya pengalaman memilihkan untuk orang tua? Share di kolom komentar yukk

Sumber ilustrasi & gambar: Freepik.com & asus.com

Selasa, Januari 15, 2019

Halo 2019


Halo 2019!

Gak terasa waktu sudah berjalan sangat cepat ya, tau-tau udah melewati setengah bulan di Januari :D

Jadi apa kabar resolusi yang sudah di tuliskan di euforia akhir tahun kemaren? 
Aman?

Hehe..
Spesial tahun ini saya tidak membuat resolusi. Saya sudah cukup babak belur di tahun 2018, tentu dengan hasil beberapa pelajaran berharga di gengaman tangan. Ada banyak sekali cerita di tahun lalu, terutama dua tahun belakangan. Saya akan coba tuliskan beberapa di blog ini yaa..

Dari yang mulai yang happy, hehehe salah satunya karena akhirnya saya Wisuda sampai perjuangan melawan depresi. 

Alhamdulillah, semua sudah berhasil dilewati. Jadi bekal menyambut tantangan-tantangan seru lainnya.

Apapun yang terjadi ditahun lalu, atau lima belas hari awal 2019 ini, semoga kamu-kamu-kamu- kita semua bisa lebih menerima, ikhlas, dan bahagia!!

Aamiin


Sumber gambar: gokil.dafunda.com

Selasa, Desember 18, 2018

Mengenal Empat Pilar MPR RI bersama Blogger Jogja



Menjelang pemilihan presiden tahun depan, sosmed sekarang rasanya semakin panas. Post-post saling sindir, komentar-komentar menjatuhkan, diskusi yang gak sehat. Hadeuh...rasanya bikin kepala makin nyut-nyutan. Banyak banget gara-gara panasnya tahun politik kasus keluarga jadi pecah belah, tetangga musuhan, tawuran warga, kamu gak bales chat aku #eh

Ngomongin tentang politik emang nggak ada habisnya sih. Apalagi tahun tahun sekarang ini hadirnya sosmed rasanya bikin perhelatan pesta rakyat jadi semakin hot!

Alhamdulillah kemaren saya dapat kesempatan untuk ketemu dan diskusi bareng MPR dan netizen Yogyakarta. Acaranya digelar di Hotel Satoria di Jl. Adisutjipto, Selasa (4/12/2018), diikuti oleh blogger dan netizen di Jogja dan sekitarnya. Salah satu yang dibahas dipertemuan ini juga tentang kondisi politik Indonesia saat ini yang rasanya makin panas.

Ini kali pertama saya bertemu dengan anggota MPR, dan bisa bertemu dengan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono. Rasanya seneng sekali bertemu orang-orang pintar yang energinya positif :’) Apalagi bahasanya sangat menarik! Tentang Empat Pilar MPR RI dan penerapannya sebagai warga.

Apa itu Empat Pilar MPR RI?

Empat pilar MPR terdiri dari:
1. Pancasila sebagai ideologi dan Dasar Negara,
2. UUD RI 1945 sebagai Konstitusi Negara,
3. NKRI sebagai Bentuk Negara,
4. Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan.‎

Di tengah panasnya dunia politik jelang pemilu tahun depan, MPR makin gencar sosiliasasi 4 pilar MPR RI. Apalagi saat ini, keempat pilar tersebut dinilai makin luntur, ditandai dengan banyaknya gerakan sparatis, terorisme, kerusuhan SARA, hingga kasus korupsi.

Sebagai lembaga yang punya tanggung jawab mengurusi rumah tangga politik Indonesia, MPR menggandeng masyarakat untuk kembali ke fitrahnya bangsa untuk menjaga,mensosialisasikan, hingga menerapkan langsung ke dalam sikap sehari-hari. Penerapan ke empat pilar yang telah di susun oleh para pendiri bangsa tersebut membuat bangsa tetap selalu kokoh.
Saya sebagai warga negara yang cendrung netral-netral aja, rasanya seperti nemu solusi mendinginkan kepala orang-orang disekitar saya yang makin hari rasanya makin panas dan
SENGGOL BACOK!

Caranya ya dengan kembali ke dasar negara, ke ideologi bangsa Indonesia.

Kembali ke Pancasila, bagaimana kita sadar penuh bahwa Indonesia menjujung tinggi Ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesa, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Semua ideologi yang terlihat megah tersebut sebenarnya sangat aplikatif. Misalnya pada sila ke empat, ya kalau ada masalah ayo kita balikin ke sila ke empat Pancasila, dengan musyawarah.
Yah walaupun tentu ini hal yang tidak mudah, tapi kalau kita bareng-bareng, dan tentu saja saya mulai dari diri saya sendiri, rasanya bukan tak mungkin Indonesia kembali damai, Indonesia tenang.

Mau beda sudut pandang politik tapi tetep rangkulan. Duh idaman banget kayak kamu mas :') #eh

Foto Bareng Blogger MPR Jogja. Foto: Twiter @Lagiliburcom

Jadi kamu iku gabung kita kembali ke 4 pilar kebangsaan?

Eh tapi masih hapal pancasila kan?

sumber image: Unsplash.com

Kamis, November 29, 2018

Mencoba Paxel, Jasa Ekspedisi Pengiriman Sameday di Indonesia

Halo kemaren saya dapat kesempatan kenalan dan mencoba Paxel, jasa ekspedisi pengiriman sameday untuk logistik dan kirim paket yang baru buka kantor di Jogja.


Nah Apa itu Paxel? Akan saya coba ulas di tulisan kali ini yaaa..

Paxel, Solusi Pengiriman Cepat Dan Efisien

Memiliki toko online membuat saya dan keluarga sering berurusan dengan jasa ekspedisi untuk pengiriman barang. Karakteristik dan kekurangan setiap ekspedisi (terutama mana yang paling murah, terpercaya, dll) sudah cukup kami pahami.

Kebetulan sekali kemaren saya ada undangan untuk datang di syukuran hadirnya ekspedisi baru di Jogja yang didirikan oleh salah satu yang mengembangkan JNE yaitu Pak Djohari. Sebagai "dedengkot" dari perusahaan jasa ekspedisi, pak Djohari ini tahu pasti apa kekurangan dan masalah dari ekspedisi-ekspedisi di Indonesia.

Berawal dari masalah yang ia temui, ia berniat membantu #mengantarkanKebaikan Memberikan solusi untuk hal tersebut dengan menghadirkan PAXEL di Indonesia.

Rasanya seperti "Wahh ini niih.. cocok ini!" kata saya berkali-kali sambil mangut-mangut mendengarkan penjelasan tentang Paxel.

Setelah mendengarkan, saya sendiri pun nyobain langsung kirim paket dengan Paxel.

5 Keunggulan Paxel Versi Saya

Ada beberapa poin unggulan yang saya garis bawahi dan cukup menarik dari Paxel.

1. Semua proses dari mulai request pengiriman sampai cek status bisa diakses di Aplikasi Paxel. Aplikasi ini bisa diunduh langsung di smart phone Anda.

2. Paket di Jemput! Waini yang menyenangkan dari Paxel. Gak perlu lagi repot-repot "mlayu" ke ekspedisi sebelah, mas-mas kurir yang disebutnya "Happiness Hero" dari Paxel yang akan jemput paket dengan waktu yang bisa kita atur.

Sebagai penjual online, rasanya ini sangat melegakan karena semakin bisa mengatur waktu untuk leyeh-leyeh  melakukan hal lain.

3. Paket sampai dalam 8 jam dan ada jaminan asuransi.
Ini bener-bener deh. Jogja - Jabodetabek bisa sampai 8 jam? Wedew.,..

Saya kebetulan kemaren nyobain untuk kirim ke Semarang, dan beneran lhoo sampai dalam 8 jam! Nggak tipu-tipu.

4. Kurirnya ramah banget dan mau ngejelasin semuanya dengan lengkap. Pas kemaren nyobain ke Semarang, posisi lagi hujan deres, dan bapak kurirnya tetep jemput. PROFESIONAL!!!! <3 p="">
5. Tak ada hitungan berat, semua dihitung berdasarkan ukuran paket.

5. Bisa tau foto penerima, hehe sebagai mbak mbak suka kepo sama siapa pembeli barang jualannya, ini cukup memuaskan hati hahaha...


Jangkauan Pengiriman Paxel

Untuk saat ini yang jadi PR besar bagi Paxel adalah mengembangkan jangkauan daerah pengirimannya. Per November 2018 ini Paxel sudah hadir di Jogja, Solo, Semarang, Jabodetabek, dan Bandung.


Namun saya yakin dengan keunggulan yang ditawarkan oleh Paxel, perusahaan ini bisa berkembang dengan cepat.

Nah buat yang pengen nyobain bisa pakai kode refferal saya: hallomegh

nanti akan ada gratis Rp. 100.000 saldo untuk kirim paket kemana saja!

Silakan dan selamat mencoba <3 p="">


Minggu, Oktober 14, 2018

Selamat datang Elementary OS: Linux Ala Mac yang Ringan & Cantik

Install Elementary OS. Welcome LOKI

Halo, mau nulis nih tentang pengalaman dan cara install elementaryOS Linux. Mumpung internet lagi ngebut, sambil nunggu update dan upgrade os :D

Sebelum dimulai saya mau sedikit cerita tentang pengalaman saya menggunakan sistem operasi Linux. Sebagai lulusan teknik komputer jaringan, saya sudah cukup familier dengan sistem operasi Linux karena memang saat SMK diajarinya ini, dulu sih pakai debian untuk bangun jaringan. Selain itu saya juga install Ubuntu untuk sehari-hari.

Tapi semenjak kuliah, saya harus beralih ke OS jendela untuk memenuhi tuntutan tugas dan skripsi. Sampai akhirnya setelah kemaren akhirnya bisa lulus kuliah hehe..
saya memutuskan kembali ke cinta lama saya di Linux <3

Alasan utama saya memilih linux sebenarnya karena OS ini ringan dengan gadget saya yang terbatas resourcenya. Selain itu lebih aman dari virus dan asyiknya ngotak-atik jadi alasan lain kenapa saya memilih os ini. Hehe dulu bisa berjam-jam saya habiskan tak terasa kalau lagi ngotak atik linux.

Namun karena makin kesini waktu ngotak-atik semakin terbatas. Akhirnya untuk migrasi kali ini saya memilih untuk mencari distro yang mudah, ringan, dan langsung pakai.

Beruntung kenal suhu idola, Wahid, tim research dari kantor lama saya yang juga pemakai linux. Langsung saya minta rekomendasi "Linux yang gampang gak pakai mikir susah, enak, enteng"

Elementary OS jadi pilihan pertama yang disarankan oleh Wahid. Langsung tanpa cas cis cus saya download dan install OS ini.

Cara install OS Elementary Linux 
1. Pertama saya download dulu di situs resminya di elementary.io
karena saya maunya gratisan :| pas isian donasi saya pilih $0
2. Setelah berhasil download, saya bikin installer usb, jadi saya install linux dari USB karena kebetulan laptop saya tidak ada CD roomnya.
3. Selanjutnya usb di colokkan ke komputer, ubah bootable nya ke USB di BIOS. Lalu nyalakan komputer :D
4. Ikuti panduan installnya,
saya inget banget dulu pas belajar installasi komputer, sebenarnya kunci untuk bisa install komputer adalah mau baca. Selain itu ada trik dari guru saya kalau mau install sebenarnya ikuti aja panduan postifinya, alias next next next..gitu aja hehehe..

tapi kuncinya di baca sih, karena sebenarnya tulisan dan panduan ada di setiap proses instalasi. Kalau kurang jelas bisa di search di mesin pencari, akan banyak pengertian dan solusi yang tersebar di internet.

5. OS Elementary Linux berhasil diinstal!!

Yeay..

So...
post ini emang tidak berisi tutorial lengkap, karena proses instalasi kemaren juga tidak saya dokumentasikan. Kalau mau cari tutorial lengkap dengan screenshoot bisa di cari di google ya :D hehehe

Sejauh ini sih saya menggunakan OS ini emang ringan sih. Tampilan menyerupai Mac, cantik, dan sudah ada bawaan browser, pemutar musik, penampil gambar, email, kalender, sama app center.
Driver juga sudah langsung jalan dengan baik, artinya saya nggak perlu lagi nyari driver untuk sound dan wifi. Semua langsung nyala, lancar jaya di notebook dibawah 3 juta dengan ram 2gb dan CPU AMD yang pas-pasan. ( Well, laptop saya pas di install pakai OS windows, buat buka browser 3 tab saja ngehang, dan harus di hard shut down alias dipencet tombol power untuk nyalain lagi...hiks..)

Dengan os yang ringan ini, bikin laptop saya juga bisa berjalan normal tanpa ngehang -hang lagi.

Sejauh ini belum ada keluhan.
Mungkin kekurangannya adalah belum ada aplikasi office bawaan, jadi harus install sendiri.
Selebihnya, semua gampang, ringan, dan cantik :D

Semoga awet dan betah ya Loki .Terima kasih <3

Sumber image: Wikipedia



Rabu, Oktober 03, 2018

Sudah tahu beda Psikolog dan Psikiater?



Halo, sudah tahu belum bedanya Psikolog dan Psikiater? Dua profesi yang ternyata berbeda meskipun masih dalam satu lingkup kejiwaan.

Setelah sekian lama saya mau kembali menulis di blog tentang pengalaman saya ke psikolog.

Kemaren setelah menyadari saya butuh bantuan profesional, jujur saya bingung mau kemana dulu.  Saya juga baru tahu ternyata psikolog dan psikiater itu berbeda. Sebelumnya saya pikir itu dua istilah profesi yang sama. hhehe..ternyata tidak.


Apa beda psikolog dan psikiater?

infografis beda psikolog dan psikiater

.
Infografis di atas saya buat untuk memetakan perbedaan dari psikolog dan psikiater.

Pendidikan Psikolog dan Psikiater
Dari pendidikan saja profesi psikolog dan pskiater sudah berbeda. Seorang berprofesi psikolog berarti sudah menempuh pendidikan S1 Psikologi dan Magister Profesi Psikologi dengan gelar M.Psi.

Sementara untuk seorang psikiater, mereka adalah orang yang sekolah S1 nya Kedokteran dan mengambil spesialis kejiwaan dengan gelar dr. dan Sp. KJ (Spesialis Kejiwaan).

Jelas dari jenjang pendidikan dua profesi tersebut sudah berbeda. Fokus seorang psikolog mempelajari tentang teori manusia, perkembangannya, sementara psikiater banyak fokus ke perubahan fisiologis dan biologis.

Teknik pengobatan
Seorang psikolog akan melakukan terapi psikologis dengan sebelumnya melakukan tes-tes dan fokusnya ada pada kesehatan mental klien.

Sementara seorang psikiater menggunakan obat untuk mengobati pasiennya dan fokus pada penyakit mental.

Kapan saya harus ke psikolog? dan kapan saya harus ke psikiater?

Mengutip dari Republika, dr Danaradi Sosromiharjo, SpKJ (K)

"Perbedaannya hanyalah pada tingkat kecemasannya saja. Kalau pasien mengalami kecemasan ringan seperti tes belajar, tes bakat dan gangguan belajar sebaiknya lebih disarankan untuk melakukan terapi dengan psikolog. Akan tetapi kalau timbul gejala biologis yang lebih parah, seperti bipolar dan skizofrenia maka sebaiknya terapi ke psikiater," katanya.

Kalau pengalaman saya sendiri saat sedang merasa tidak baik-baik saja, saya direkomendasikan oleh teman untuk ke psikolog dulu, karena kondisi saya masih termasuk ringan.

Yah tapi pada dasarnya kemanapun, jika kita merasa "tidak baik-baik saja" dan butuh bantuan profesional, sebenarnya semua sama saja. Baik psikolog maupun psikiater pasti akan menganalisis kebutuhan pengobatan kita dan rujukan tempat terbaik untuk berobat. 

Yang penting pesan teman saya, adalah jangan sampai melakukan diagnosis sendiri. Datang ke profesional akan sangat membantu menyembuhkan kondisi kesehatan kita. 

Rabu, April 11, 2018

CIKIS Cake & Bakery Pusat Oleh-Oleh Kota Jogja


Oleh-oleh Jogja Cikis Cake & Bakery

Kamu tahu bedanya Roti, Cake, dan Kue?
Pertanyaan ini ditujukan pada saya dan rekan-rekan blogger saat berkumpul di Cikis Cake dan Bakery Jogja. Masih dalam rangka opening promo, kami blogger Jogja diundang spesial untuk mencicipi dan merasakan langsung produk dari Cikis. Pertanyaan perbedaan Roti, Cake, Dan Kue ini cukup menggelitik bagi kami, karena memang kebanyakan bahkan saya sendiri sering menyamakan semua itu dalam satu istilah saja roti. :D

Beruntungnya saya yang termasuk *malas membedakan ketiga nama itu dapat kesempatan mengetahui beda antara Roti, Cake, dan Kue langsung dari koki dan bisa nyicip langsung dong masing-masing jenisnya. Bagian nyicip langsung ini yang spesial. Apalagi toko Cikis Cake & Bakery Jogja ini punya dapur sendiri di toko jadi dipastikan semua roti, cake, dan kue nya fresh from the oven! Saya yang berangkat acara belum sempat sarapan sama sekali merasa beruntung dan happy lah *puk-puk perut*

Cikis Cake dan Bakery Pusat Oleh-oleh Baru di Jogja


Cikis Cake &Bakery hadir menyapa masyarakat Jogja sejak Februari lalu. Berlokasi di pusat kota dekat dengan kawasan wisatawan Malioboro, siap menyediakan roti, kue, cake yang fresh dengan bahan-bahan unggulan. Oiya, Cikis ini adalah salah satu bagian dari Bale Ayu. Bagi warga Jogja tentu tak asing dengan Bale Ayu yang sudah punya banyak cabang resto di Jogja, dari Bale Bebek,Bale Bebakaran, Rm. Giwangan, Sate Mbah Sum. Kehadiran Cikis melengkapi resto-resto Bale Ayu sebagai pusat cake dan bakery di Jogja.

Nama Cikis sendiri berasal dari bahasa Turki yang berarti Solusi. Harapannya hadirnya Cikis bisa menjadi solusi bagi masyarakat terutama para wisatawan dan pelancong untuk mendapatkan roti, kue, dan cake untuk dikonsumsi maupun untuk oleh-oleh dengan harga terjangkau.

Harga Cikis Cake dan Bakery


Cikis menyadari kehadiran Roti, kue, dan kue sudah makin familier dengan kehidupan sehari-hari di masyarakat Jogja. Tak hanya menyasar sebagai pusat oleh-oleh, Cikis hadir untuk dapat dikonsumsi sehari-hari. Saya sendiri sih juga merasakannya kalau lagi tidak sempat makan biasanya roti sering jadi penyelamat yang mengenyangkan.

Masalah harga jangan takut lah, dengan roti fresh dengan berbagai pilihan kita bisa mendapatkan produk dari Cikis dari mulai Rp. 4000 rupiah. Murah to?

Bagi yang ingin menyajikan produk cikis untuk hantaran atau snack arisan pun bisa banget!Snack box disana mulai dari Rp. 8000 rupiah isi 3 macam. Buat yang nyari tart ulang tahun pun ada harganya mulai dari Rp. 25.000. Cikis sendiri melayani delivery order GRATIS! Dengan melihat jarak dan minimum pembelian yang terjangkau.

Produk Cake, Roti, dan kue Cikis

Tart ulang tahun dengan desain lucu & murah Jogja
Japanesse Cheese dan Banana Cheese jadi produk unggulan dari Cikis Cake & Bakery. Selain itu banyak sekali bermacam jenis roti dengan bermacam isian dan topping, ada kue tart yang lucu-lucu, black forrest, kue-kue kering, ada pula oleh-oleh jajan khas. Saran saya sih mending langsung datang saja ke tokonya. Di sana bisa langsung pilih deh.

Apalagi spesial bulan April ini ada diskon 30% lho!
Murah, enak, dan fresh. Kapan lagi yakan? :D

Oleh-oleh Jogja
Roti tawar dan berbagai jenis roti di Cikis


Lokasi Cikis Cake dan Bakery

Alamat: Pringgokusuman No 16 Yogyakarta 55272
Buka pukul 07.00 -21.00
Delivery bisa melalui telpon 0274 586.926 / 501.5883

Jl